Mengapa Angka 13 Membawa Nasib Buruk?

angka 13

Banyak orang di dunia percaya pada takhayul. Mempercayai hal semacam ini dapat terjadi karena pengaruh sebuah peristiwa kebetulan. Kejadian tertentu dapat terjadi setiap saat dan ini adalah sesuatu yang kita anggap janggal. Banyak orang pula yang menolak dengan cara yang rasional dan logis. Bagaimana mungkin memecahkan cermin akan menjadi pertanda bahwa nasib buruk akan menyerang anda?

Semua jenis takhayul telah menemani manusia selama bertahun-tahun. Bahkan keyakinan ini telah berlangsung selama berabad-abad. Dalam kebanyakan kasus, hal ini muncul karena orang-orang merasa tidak nyaman akan suatu hal.

Terkadang seseorang dapat menciptakan takhayul dengan maksud mengendalikan kecenderungan tertentu. Banyak dari kepercayaan ini juga memiliki hubungan yang mendarah daging dengan budaya. Pada saat masih banyak orang yang belum berpikir logis, mereka relatif mudah mempercayainya dan cerita ini menyebar seperti kobaran api yang menjalar di antara penduduk. Berkat tradisi inilah, takhayul selama berabad-abad yang lalu berlanjut hingga hari ini. Di banyak negara, muncul pula takhayul tentang angka 13.

Misteri angka 13

Menurut sejarah budaya dari keyakinan Kristiani di Eropa, angka 13 terkait dengan nasib buruk oleh 13 orang yang berpartisipasi dalam perjamuan terakhir sebelum Yesus wafat. Dalam mitologi lain juga meyakini tentang 13 roh jahat dalam kode Hammurabi, Babilonia. Ada pula yang mengatakan bahwa hari Selasa atau Jumat tanggal 13 merupakan hari yang buruk. Bagi orang Yunani, siklus kehidupan ke-13 adalah kematian, karena budaya mereka juga mengajarkan bahwa setelah kematian akan ada kehidupan yang lebih baik.

Kita telah melihat bagaimana asal mula nasib buruk 13 menyebar ke berbagai negara dan memiliki asal yang berbeda tetapi dengan kesamaan, yaitu kesialan. Namun ada daerah lain yang tidak menganggapnya seperti itu. Sedemikian rupa sehingga angka 13 tidak dikaitkan dengan nasib buruk, justru sebaliknya, yaitu keberuntungan.

Angka 13 adalah nominal yang paling orang benci, bagi masyarakat yang percaya takhayul. Begitu banyak ketakutan sehingga ada fobia terkait dengannya. Ini adalah triscadecaphobia, yaitu merasa takut irasional terhadap angka ini dan segala sesuatu yang terkait.

Secara umum, kita melihat bagaimana bahwa angka ini terkait dengan kematian, kemalangan, dan pertanda buruk. Oleh karena sifat takhayul yang meluas, banyak orang tidak menggunakan angka 13.

loading...

Asal usul hari Jumat tanggal 13

Jumat tanggal 13 telah ditetapkan sebagai hari nasib buruk di negara-negara Anglo Saxon, dan asal-usulnya benar-benar jelas. Saat itu hari Jumat, 13 Oktober, pada tahun 1307, ketika itu Raja Philip IV dari Prancis memerintahkan penangkapan semua Ksatria Templar di negara itu. Mereka dituduh sebagai penyebar kejahatan lain terhadap iman Kristen, yang seharusnya mereka pertahankan.

Pengadilan dilakukan dengan cara menyiksa dan mengutuk mereka ke tiang pancang, meskipun diduga penyebab sebenarnya dari penganiayaan ini adalah kekuatan yang diperintah oleh penguasa, atau Raja Philip IV sendiri. Beberapa dari mereka berhasil melarikan diri, dan berlindung di negara-negara Anglo-Saxon, itulah sebabnya mereka mulai menyebar di daerah-daerah ini pengaruh Jumat tanggal 13 yang membawa kemalangan.

Tanggal 13 sebagai angka keberuntungan

Di lain sisi, bagi sebagaian pakar tarot, 13 adalah angka yang membawa keberuntungan karena melambangkan perubahan, kedatangan sesuatu yang baru yang tidak harus negatif. Fase ke-13 kehidupan berhubungan dengan kematian, tetapi kematian dipahami sebagai fase yang lebih baik daripada kehidupan. Selain itu, setiap musim dalam setahun berlangsung selama 13 minggu. Hari Selasa mungkin bukan hari yang baik untuk memulai hal baru, tetapi hari ke 13 adalah hari baik bagi banyak orang untuk memulai sesuatu yang baru.

loading...

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *