Teknik Mnemonik Untuk Melatih Daya Ingat

mnemonik

Teknik mnemonik – Kita masih belum sepenuhnya paham mekanisme yang mengatur ingatan, tetapi kita tahu bahwa ada faktor-faktor yang membantu memperkuat daya ingat atau bertindak sebagai saklar untuk membangkitkan informasi tertentu.

Mnemonik adalah sistem sederhana yang digunakan untuk mengingat data, nama, angka, menghubungkan urutan yang harus kita hafal dengan kata-kata, gambar, dsb.

Pada umumnya, sistem ini digunakan oleh siswa untuk dapat meningkatkan kapasitas dan efektifitas ketika mengingat informasi yang disimpan dalam memori. Berkat teknik-teknik sederhana ini, kelincahan dan kecepatan memori muncul meningkat secara drastis. Pada akhirnya, cara ini berdampak pada hasil akademik. Pada tahun 1967, Gerald R. Miller melakukan studi pada siswa yang secara teratur menggunakan prinsip mnemonik dan meningkatkan hasil tes hingga 77%.

Visualisasi

Teknik ini terdiri dari membangun cerita dengan semua kata yang harus kita hafal. Semua elemen yang harus dihafal harus muncul, meskipun urutannya tidak penting. Sebagai contoh, anda harus mengingat data berikut:

Sungai Kapuas adalah sungai terpanjang di Kalimatan, melintasi tiga cabang muara dan memiliki panjang total 1143 km.

Sekarang susun dengan kata-kata utama. Ingatlah bahwa fondasinya adalah untuk menyatukan gambar dengan aksi dan emosi, bukan karena cerita yang sangat indah atau kreatif.

Marni pergi naik dengan kudanya dan sampai di sungai. Kemudian dia berpikir, apakah mungkin untuk menyeberanginya. Lantas dia bertanya kepada seseorang di dekat tempat itu. Tetapi dia menjawab, “tidak mungkin untuk menyeberanginya, sungai ini adalah yang terpanjang di pulau ini, berukuran 1143 km dan melintasi tiga muara cabang yang berbeda.”

Singkatan

Teknik ini berguna ketika kita memiliki daftar kata untuk diingat. Kita dapat membangun kata dengan inisial dari masing-masing sedemikian rupa sehingga kata baru mengingatkan kita bagaimana setiap nama dalam daftar dimulai. Dalam kasus di mana urutan daftar tidak relevan, kita dapat mencoba beberapa kombinasi hingga kata kunci lebih mudah diingat.

Teknik lokus

Loci atau lokus ini terdiri dari mengaitkan setiap elemen yang harus kita hafal dengan tempat atau ruang yang akrab bagi kita. Sebagai contoh, dapur, atau rute yang kita ambil dari rumah ke tempat kerja.

Teknik rantai

Ini digunakan untuk mengingat daftar kata dalam urutan tertentu. Yang harus dilakukan adalah memasangkan kata-kata secara berurutan. Yang pertama dengan yang kedua, yang kedua dengan yang ketiga, dst. Setelah nama dipasangkan, kita dapat membuat cerita kecil yang memungkinkan kita untuk menggabungkan kata-kata ini.

Teknik konversi numerik

Ini tentang hubungan huruf dengan angka, dengan cara ini, kata atau frasa dapat digunakan untuk mengingat tanggal, pengukuran, hasil, telepon, jarak, formula, dsb. Kita dapat mengingat tahun 1945 dengan melakukan urutan huruf pada keempat angka.

1-A
9-I
4-D
5-E

Dengan metode ini kita akan dapat menghafal dengan lebih efektif. Meskipun butuh waktu ekstra bagi kita untuk mengatur materi, melakukan pekerjaan ini memungkinkan otak kita untuk mengakses memori lebih cepat. Selain itu, kita juga mencegah bahwa konten yang dipelajari begitu banyak, tidak hanya tersimpan dalam memori jangka pendek, di mana informasi hanya beberapa menit saja. Ini dapat membantu penyimpanan dalam memori jangka panjang, yang akan menyimpan informasi selama berhari-hari, minggu dan bahkan bertahun-tahun.


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *