Altruisme: Berkorban Untuk Orang Lain

AltruismeOrang dengan altruistik tidak selalu menjadi hal yang salah selama tidak merugikan diri sendiri. Tetapi ada pula orang-orang yang dengan rela menghabiskan waktu mereka, energi, dan bahkan uang untuk membantu orang lain, meskipun mereka tidak menerima apa-apa sebagai imbalan. Apa yang mendorong mereka untuk melakukan tindakan semacam ini?

Altruisme

Altruisme muncul ketika terdapat keprihatinan terhadap orang lain tanpa pamrih. Seseorang akan melakukan tindakan untuk membantu, bukan karena kewajiban, melainkan karena ini benar-benar berasal dari hati untuk membantu orang lain.

Seseorang dapat melakukan banyak tindakan altruistik tanpa menyadarinya. Akan tetapi apakah yang telah mengilhami tindakan dari kebaikan? Ada orang-orang yang bahkan mempertaruhkan nyawanya sendiri untuk menyelamatkan orang yang sama sekali tidak dikenal. Sebagai contoh, saat seseorang tenggelam di pantai, maka orang lain akan mencoba menyelamatkannya.

Altruisme adalah perilaku yang mengacu pada tindakan apapun yang bermanfaat bagi orang lain. Ini terlepas dari alasan atau bagaimana orang yang mendapat manfaat dari tindakan itu. Meskipun tindakan altruistik adalah prososial, tidak semua perilaku prososial termasuk altruistik. Misalnya, anda dapat membantu orang lain karena anda merasa bersalah atau karena anda merasa itu adalah kewajiban anda untuk melakukannya.

Penyebab altruisme muncul dalam diri seseorang

#Alasan biologis
Orang cenderung membantu orang lain untuk mempromosikan spesies ras manusia.

#Alasan neurologis
Altruisme mengaktifkan pusat-pusat penghargaan di otak.

#Alasan lingkungan
Kita merasa terdorong untuk membantu orang lain jika mereka telah melakukan sesuatu untuk kita sebelumnya.

#Alasan kognitif
Meringankan penderitaan kita sendiri dengan bersikap baik kepada orang lain sehingga kita mulai merasa lebih baik dengan diri kita sendiri. Ini bisa dilakukan dengan empati atau membantu orang lain untuk menghilangkan perasaan negatif.

Altruisme juga membuat kita merasa lebih baik dengan kehidupan pada umumnya dan kita menyadari bahwa memberi lebih baik daripada menerima. Pada banyak kesempatan, orang terlalu stres atau sibuk untuk mengkhawatirkan dalam membantu orang lain. Akan tetapi pada kenyataannya, melakukan hal itu dapat memberi kita ganjaran tersendiri, seperti menghilangkan stres.

Dampak positif altruisme

Tindakan altruistik dapat meningkatkan kualitas hidup dalam beberapa cara. Berikut adalah beberapa cara yang membantu orang lain yang juga membantu kita secara langsung:

#Kesejahteraan psikologis
Penelitian menunjukkan bahwa altruisme baik untuk kesejahteraan emosional dan dapat meningkatkan ketenangan pikiran dengan cara yang terukur.

#Dukungan sosial
Ketika orang-orang melakukan pengorbanan, mereka akhirnya menuai apa yang mereka tabur dalam bentuk bantuan dari orang lain. Orang-orang ini mendapatkan reputasi sebagai orang yang altruistik dan akhirnya menerima bantuan dari orang lain, yang bahkan mungkin tidak mereka bantu secara langsung. Bantuan dan dukungan sosial yang kita dapatkan melalui altruisme terpadu dengan perasaan baik yang kita dapatkan dengan membantu orang lain. Ini akan membuat kita memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

#Kepuasan hidup
Membantu orang lain yang membutuhkannya, terutama mereka yang kurang beruntung dapat memberi kita perspektif tentang betapa beruntungnya memiliki apa yang kita miliki. Membantu orang lain dengan masalah mereka juga dapat membantu kita mendapatkan pandangan yang lebih positif tentang hal-hal dalam hidup yang menyebabkan stres.


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code